Selasa, 18 April 2017

conditional sentense

     Conditional sentence (kalimat pengandaian)  adalah kalimat yang mengandaikan suatu keinginan, harapan, rencana, dan Iain-lain yang masih bisa terjadi [possible), sesuatu yang tak terpenuhi/angan-angan (unreal), dan tak ter- wujud (impossible).
Ketika posisi induk kalimat berada di depan, maka tidak perlu adanya pemisah berupa tanda koma (,) di antara induk dan anak kalimat, Ketika posisi anak kalimat (if clause) berada di depan, maka digunakan pemisah berupa tanda koma (,).

Kalimat pengandaian (conditional sentence) terbagi menjadi tiga, yaitu:
  • Kalimat pengandaian tipe 1.

     Kalimat pengandaian (conditional sentece) tipe 1 digunakan untuk mengungkapkan atau mengandaikan sesuatu yang belum terjadi pada waktu sekarang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi dalam waktu dekat. Kalimat semacam ini menjelaskan untuk menyatakan suatu pola sebab dan akibat.
Pola kalimat pengandaian tipe 1:
If + subject + VI (Simple Present Tense)+Subject + will + VI (Simple Present tense)
atau
If + subect + (be) present + adjective/noun+Subject + will be + adjective/noun

Contoh:
If I study hard, I will pass the final examination. (jika aku belajar dengan sungguh-sungguh, aku akan lulus dalam ujian akhir)
  • Kalimat pengandaian tipe 2.
     Kalimat pengandaian (conditional sentence) tipe 2 merupakan kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi atau yang bertentangan dengan kenyataan pada waktu sekarang. Kalimat dengan tipe ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu khayalan.

Pola kalimat pengandaian tipe 2:

If + subject + V2/simple past tense + Subject + would + Vl/past future tense
atau
If + subject + were + adjective/noun + Subject + would be + adjective/noun
Contoh:
Rony would buy a new car if he got the job in foreign company. (Rony akan membeli mobil baru jika ia mendapatkan pekerjaan di perusahaan asing).

  • Kalimat pengandaian tipe 3.
     Kalimat pengandaian (conditional sentence) tipe 3 adalah kalimat yang mengandaikan sesuatu yang sudah terjadi dan tidak terjadi di masa lalu. Tipe kalimat ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu penyesalan.

Pola kalimat pengandaian tipe 3:

If + subject + had + V3/past perfects + subject + would have + V3/past perfect
atau
if + subject + had been + adjective/noun + subject + would have been + adjective/noun

Contoh:
If I had had enough time, I would have come to your wedding party. (Kalau saja aku punya waktu yang cukup, aku akan datang ke pesta pernikahanmu).






sumber :
http://www.sekolahbahasainggris.com/pengertian-dan-contoh-conditional-sentence-tipe-1-2-3-terlengkap/





Tidak ada komentar:

Posting Komentar