Senin, 21 November 2016

ORDER AND COMPLAINT LETTER

Order Letter (surat permintaan)
     Surat permintaan penawaran adalah surat dari calon pembeli kepada penjual yang isinya meminta penawaran. Maksudnya, calon pembeli meminta melalui surat agar penjual mengajukan penawaran secara resmi kepadanya. Dengan adanya penawaran dari penjual nantinya calon pembeli akan mengetahui harga, syarat jual beli, dan keterangan tentang barang atau jasa yang akan dibeli. Inilah yang menjadi tujuan calon pembeli menulis surat permintaan penawaran kepada penjual. Bila calon pembeli telah mengetahui kondisi suatu barang/jasa berikut harga dan syarat jual belinya, tentu ia tidak perlu lagi meminta penawaran dari penjual. 
     Surat permintaan penawaran diperlukan dalam perdagangan formal yang menuntut prosedur resmi secara resmi secara tertulis. Sebuah perusahaan besar sebagai penjual, misalnya tidaklah dengan begitu saja melayani permintaan penawaran melalui telepon. Surat permintaan penawaran sering merupakan tahap awal proses terjadinya transaksi bisnis. Melalui surat permintaan penawaran calon pembeli bertanya atau meminta keterangan tentang barang atau jasa yang akan dibelinya. Sebagai reaksinya, penjual menerangkan hal-hal yang ingin pembeli melakukan pesanan dan akhirnya terjadinya transaksi bisnis sebagai puncak proses jual beli. 
     Ingatlah bahwa semua informasi yang relevan harus diberikan dalam order letter. Ini adalah seperti bisnis yang lebih dan tentu saja membantu untuk mencegah kesalahan membaca untuk menyusun table barang yang dibutuhkan. Sebagai panduan untuk menyusun sebuah order letter anda harus memenuhi: 
  • Reference to a source of information (referensi untuk sumber informasi) 
  • List of produk to be ordered (daftar produk untuk di pesan)
  • Quantity, quality, price, catalogue number (if any) (kuantitas, kualitas, harga, nomor catalog (jika ada))
  •  Details of delivery and payment (detail pengantaran dan pembayaran) 
  • An order number (nomor pesanan) 
     Order letter digunakan untuk memesan barang sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh perusahaan baik dengan menggunakan formulir perintah resmi atau tidak. Ada dua cara dalam membuat order letter, yaitu: 
a. Order without using official order form (pemesanan tanpa formulir pemesanan resmi)  
b. Order by using official order form (pemesanan dengan formulir pemesanan resmi) 
     Pemesanan tanpa menggunakan formulir pemesanan resmi dapat dilakukan dengan hanya menulis surat dengan semua rincian pesanan dengan langsung memasukkan ke dalam surat itu. Dengan demikian, surat ini berfungsi sebagai surat pemesanan, sehingga konten harus jelas, singkat dan langsung ke tujuan. 
     Sementara di perusahaan besar, secara umum, biasa dilakukan dengan menggunakan formulir pemesan resmi. Setiap kali Anda ingin membuat pesanan, Anda dapat mengisi kolom yang tersedia. Formulir pemesanan atau sering disebut pesanan pembelian (PO) biasanya terdiri dari: 
  1. No. (number) (nomor) 
  2. Unit price (harga peruntit) 
  3. Description/ items (barang) 
  4. Amount (Jumlah)
  5. Quantity (jumlah banyak 
  6. Delivery date (tanggal pengiriman) 
  7. Type (jenis)
  8. Terms of payment (cara pembayaran

contoh order letter



compalint letter

     Fungsi dari surat keluhan (Complaint Letter) adalah untuk mengubah situasi yang tidak dapat diterima. Menulis surat membutuhkan lebih banyak waktu daripada membuat panggilan telepon. Orang yang mendapatkan surat keluhan tahu ini. Mereka benar-benar membaca surat-surat keluhan, tidak seperti voice mail yang sering diabaikan. Surat keluhan sering ditulis untuk bisnis, organisasi, instansi pemerintah, sekolah dan departemen berita.
Surat keluhan (Complain Letter) yang efektif harus :
o singkat
o authoritatif
o faktual
o konstruktif
o ramah

     Manfaat utama dari surat keluhan adalah menerangkan masalah anda. Sangat penting bahwa surat pengaduan secara jelas menggambarkan masalah dan memberitahu pihak penerima untuk bertanggung jawab. Tulislah tanpa bertele-tele. Deskripsikan fakta tanpa amarah. Selanjutnya, memberikan jalan keluar kepada pihak penerima. Menawarkan solusi yang mungkin untuk masalah ini. Membuat yang masuk akal, seperti meminta untuk pengembalian dana atau kredit.

     Sedangkan pihak yang dikomplain harus menjawab surat keluhan dengan surat jawaban keluhan/surat respon (Response Letter). Beberapa surat keluhan dari pelanggan dibenarkan, dan beberapa bisa saja keterlaluan. Tanpa melakukan penyelidikan penuh, perusahaan yang dikomplain tidak dapat mengetahui apakah keluhan sah atau tidak. Oleh karena itu, setiap keluhan harus diteliti dengan seksama sebelum mencapai suatu kesimpulan tentang situasi. Proses ini mungkin memakan waktu, maka mengirimkan surat kepada pelanggan yang marah adalah cara yang ideal untuk menginformasikan kepadanya bahwa pihak perusahaan telah menerima keluhan dan sedang menyelidiki situasi.


contoh complaint letter

Hasil gambar untuk complaint letter dan contohnya

surat permohonan maaf atas kerusakan barang

PT.HENDI
Pondok Terong Street
Depok

Desember 20,2016

MR.Rakhmat Sudrajat
Adidas Shoes Shop

Dear, Mr.rakhmat Sudrajat

     we apologize for any damage to your order with the order number 34P with the ordered items:
1. 5 damage adidas adizero shoes
2. 3 adidas shoes ax2 damage Goretex

     For it with a letter of apology as us, we promise to replace damage to goods that have your order within 14 days.

Best regrads


PT.Hendi

Minggu, 30 Oktober 2016

Enquiry Letters



INQUIRY LETTER

Inquiry Letter is a letter written to request information and/or ascertain its authenticity. A letter of inquiry deals with various matters like job vacancies, funding,grants, scholarships, projects, sales, pre-proposals and others. The term is common in various business setups as it implies fund request or pre-proposal information. Owing to this usage, the term may be considered exclusive to these setups alone. But that is not the case, to this effect the below definition offers a justified meaning.
Inquiry Letter Definition
A document requesting information sent on behalf of an individual or an organisation for their own respective purposes, which can be mutually beneficial to the recipient and the sender.
The term ‘Inquiry’ is same as ‘Enquiry’. The former is more commonly used inU.S. and the latter one is more common in U.K. There are some other terms which represent the letters; these are Letter of Intent, Letter of Interest, Query letter, Prospecting Letter, Pre-proposal Letter and Concept Paper. The term ‘Cover Letter’, ‘Business Letter’, ‘Request Letter’ and ‘Sales Letter’ is also applied to an inquiry letter especially when the objective is same as that of letter for inquiry.
A letter of inquiry serves to facilitate business operations and satisfaction of the sender. Inquiry letters remove any misunderstanding and are time savers, especially when two parties want to reach an understanding. The communication towards this effect resolves the issue without any delay. With relation to it being a ‘Pre-proposal letter’, the inquiry letter is also termed as a ‘Condensed Version of a Proposal’. It is the outcome of the purpose of the letter which highlights the points of a proposal instead of a full-fledged proposal.

On an individual’s basis, these letters are sent to companies that are willing tohire but haven't advertised job openings. It can also be a letter addressed to editor in-charge of a publication proposing certain literary work. It can be a letter from a student who is vying for a seat in a college or a business that provides an internship. So, the objective of an enquiry letter is same but its projections and audiences are different. Same goes for its method of delivery, it can be sent via paper mail or electronic mail.

SAMPLE OF INQUIRY LETTER


Sumber:
   


PT. Rakhmat Jaya
Jln.Pondok Terong No.48-49
Jakarta 12640
Ref : HJ/DP/23
31 Oktober 2016

Mr. Hendi
PT. Sport Station
Jln. Pondok Pisang
Jakarta 12640

Dear Mr. Hendi
With this, we would like to place an order your product as follows :
1.      15 pairs of shoes NIKE air max of running size from 38-44
2.      15 pairs of shoes ADIDAS predator soccer size from 38-44
These items should be sent before November 10, 2016 Packing hope stand water with their insurance. Letters of credit are made to our Bank BNI has been sent through the service of delivery goods JNE.

Yours sincerely

Hendi Rakhmat S.

Minggu, 16 Oktober 2016

Alibaba Group



1. Sejarah Alibaba Group

     Alibaba group merupakan salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang internet,e-commerce, dan juga software computer di dirikan di Hangzhou,China pada tahun 1999, perusahaan yang berslogan “Global Trade Starts Here” ini berpenghasilan USD 7.5 bilion (2013) dan pekerja sebanyak 22.000 (march 2014).
     Alibaba diasaskan oleh Jack Ma pada tahun 1999 sebagai sebuah perkhidmatan papan buletin agar syarikat perniagaan dapat mengeposkan, membeli dan menjual perintis jualan. Softbank, sebuah perbadanan telekomunikasi dan media yang berpusat di Jepun, merupakan salah satu pelaburnya yang terawal. Syarikat Jepun ini mula-mulanya melabur sebanyak AS$18 juta pada tahun 2000 dan kemudiannya juga menyertai pembiayaan yang berikut. Seterusnya, Alibaba menjadi sebuah laman sesawang sejagat untuk perusahaan kecil dan sederhana, bukan saja untuk mengenal pasti bakal rakan perdagangan yang berpotensi tetapi juga untuk berinteraksi antara satu sama lain dan menjalankan perniagaan dalam talian.
     Menjelang bulan Oktober 2005, Alibaba dan Yahoo! menjalin sebuah perkongsian strategi jangka panjang, dengan Yahoo! mengambil alih 40% daripada syarikat Alibaba pada harga AS$1 bilion berserta aset Yahoo! di China yang bernilai sekitar AS$700 juta. Melalui perkongsian ini, Alibaba juga mendapatkan teknologi Yahoo! serta dapat mempergunakan sumber sejagatnya. Yahoo! turut memasukkan gelintaran dalam taliannya ke dalam portfolio perniagaan e-dagang Alibaba dan dengan itu, membantu Alibaba menjadi salah satu syarikat internet yang terbesar di China.
     Pada 5 September 2014, kumpulan ini meletakkan julat harga awal AS$60-$66 untuk penawaran awam permulaannya (IPO). Penyenaraian di Bursa Saham New York (NYSE) ini dijangka menghasilkan lebih $20 bilion, menjadikannya penyenaraian teknologi terbesar dalam sejarah A.S., mengatasi Facebook. Pada 18 September, IPO Alibaba diberi harga AS$68, mengumpul AS$21.8 bilion bagi syarikat itu dan pelaburnya. Pada 19 September, saham Alibaba (BABA) mula didagangkan di NYSE dengan harga pembukaan $92.70 pada 11:55am EST. Penaja jamin Alibaba kemudian mengumumkan mereka menggunakan pilihan greenshoe untuk menjual 15% lebih saham daripada rancangan asal, meningkatkan jumlah IPO ke $25 bilion.
Anak syarikat alibaba group:
1. Alibaba Cloud Computin
2. Alibaba.com Ltd.
3. Alisoft Holding Limited
4. AutoNavi Holdings Ltd
5. China Yahoo!
6. ChinaVision Media Group Limited
7. cnzz.com, Inc.
8. eTao
9. Taobao.com
10. Tmall.com


2.Profil jack ma
     Jack Ma (Nama China: Ma Yun; Tionghoa:马云; pinyin:MÇŽ Yún; Lahir pada 10 September 1964) merupakan seorang pebisnis berkebangsaan China. Dia merupakan pendiri sekaligus Chairman Eksekutif dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok. Dia merupakan warga China Daratan pertama yang pernah muncul di majalah Forbes dan terdaftar sebagai biliuner dunia. Pada 2015, ia masuk dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia pada urutan ke-22.
       Jack Ma dilahirkan dari keluarga ekonomi lemah. Dia dilahirkan di daerah Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China. Orangtuanya adalah pemusik dan pendongeng tradisional, ayahnya hanya mendapatkan tunjangan pensiunan bulanan sebesar sekitar Rp 500.000 untuk menghidupi keluarganya. Saat umur 12 tahun, Jack Ma sudah tertarik untuk belajar bahasa Inggris, selama delapan tahun masa kecilnya dihabiskan sebagai pemandu wisata di sebuah hotel di dekat Danau Hangzhou, sekitar 160 kilometer dari Shanghai. Waktu itu China baru mulai membuka diri dan mulai banyak turis yang datang ke China. Hal inilah yang membantu dia lebih terbuka pemikirannya dibandingkan teman-teman seumurnya.
     Selanjutnya dia mendaftar ke Universitas Keguruan Hangzhou, semacam institut keguruan dan ilmu pendidikan. Disini dia belajar menjadi guru sekolah menengah. Selulus dari Universitas, dengan gelar Sarjana di bidang bahasa Inggris, dia ditugaskan mengajar di universitas. Ketika itu gaji Ma sebulan sebesar 100-120 renminbi, setara dengan Rp 114.000-Rp 142.500 per bulan. Pada tahun 1992, saat perekonomian China mulai bertumbuh, dia mencoba melamar di berbagai pekerjaan, akhirnya ia menjadi sekretaris general manager gerai penjual ayam goreng Kentucky Fried Chicken. Disinilah ia bekenalan dengan komputer dan internet, dari seorang teman. Ketika dia mencari kata "beer" di mesin pencari Yahoo, dia menemukan kenyataan bahwa tidak ada data tentang China. Akhirnya dia tertarik pada komputer dan meminjam uang 2.000 dollar AS dari kerabatnya untuk mendirikan perusahaan komputer. Padahal dia tidak mengerti tentang komputer ataupun surat elektronik, bahkan dia tidak pernah menyentuh keyboard komputer sebelumnya.
     Setelah mengenal internet inilah, dia memutuskan untuk memfasilitasi para pedagangan Tiongkok menjual barang ke luar negeri melalui dunia maya, dia mendirikan Alibaba. Sekarang perusahaan yang dia pimpin, Alibaba Group bernilai lebih dari US$ 200 miliar setelah melantai di Bursa New York pada Oktober 2014.

Sumber :
https://ms.m.wikipedia.org/wiki/Alibaba_Grouphttps://id.m.wikipedia.org/wiki/Jack_Ma

Sabtu, 24 September 2016

Part of business letter and style of business letter



1. The heading - Companies usually use printed paper where heading or letterhead is specially designed at the top of the sheet. It bears all the necessary information about the organisation’s identity.

2. Date - Date of writing. The month should be fully spelled out and the year written with all four digits October 12, 2005 , (12 October 2005 - UK style). The date is aligned with the return address. The number of the date is pronounced as an ordinal figure, though the endings st, nd, rd, th, are often omitted in writing. The article before the number of the day is pronounced but not written. In the body of the letter, however, the article is written when the name of the month is not mentioned with the day.

3. The inside adders - In a business or formal letter you should give the address of the recipient after your own address. Include the recipient's name, company, address and postal code. Add job title if appropriate. Separate the recipient's name and title with a comma. Double check that you have the correct spelling of the recipient 's name.
The Inside Address is always on the left margin. If an 8 1/2" x 11" paper is folded in thirds to fit in a standard 9" business envelope, the inside address can appear through the window in the envelope.

4. The Greeting - Also called the salutation. The type of salutation depends on your relationship with the recipient. It normally begins with the word "Dear" and always includes the person's last name. Use every resource possible to address your letter to an actual person. If you do not know the name or the sex of of your reciever address it to Dear Madam/Sir (or Dear Sales Manager or Dear Human Resources Director). As a general rule the greeting in a business letter ends in a colon (US style). It is also acceptable to use a comma (UK style).

5. The subject line (optional) - Its inclusion can help the recipient in dealing successfully with the aims of your letter. Normally the subject sentence is preceded with the word Subject: or Re: Subject line may be emphasized by underlining, using bold font, or all captial letters. It is usually placed one line below the greeting but alternatively can be located directly after the "inside address," before the "greeting."

6. The body paragraphs - The body is where you explain why you’re writing. It’s the main part of the business letter. Make sure the receiver knows who you are and why you are writing but try to avoid starting with "I". Use a new paragraph when you wish to introduce a new idea or element into your letter. Depending on the letter style you choose, paragraphs may be indented. Regardless of format, skip a line between paragraphs.

7. The complimentary close - This short, polite closing ends always with a comma. It is either at the left margin or its left edge is in the center, depending on the Business Letter Style that you use. It begins at the same column the heading does. The traditional rule of etiquette in Britain is that a formal letter starting "Dear Sir or Madam" must end "Yours faithfully", while a letter starting "Dear " must end "Yours sincerely". (Note: the second word of the closing is NOT capitalized)

8. Signature and writer's Identification- The signature is the last part of the letter. You should sign your first and last names. The signature line may include a second line for a title, if appropriate. The signature should start directly above the first letter of the signature line in the space between the close and the signature line. Use blue or black ink.

9. Initials, Enclousures, copies - Initials are to be included if someone other than the writer types the letter. If you include other material in the letter, put 'Enclosure', 'Enc.', or ' Encs. ', as appropriate, two lines below the last entry. cc means a copy or copies are sent to someone else.

Style of business letter :

- American style :
Heading : According to the format but usually aligned to the left.
Date : October 19, 2005 (month-day-year) According to the format but usually aligned to the left (two lines below the heading)
Salutation : Dear Mr./Ms. Smith: , Dear Sir or Madam: , Gentlemen: , After the salutation there is a colon (:)
Complimentary close : Sincerely, Sincerely yours, Yours truly,

- British style :
Heading: is usually placed, in the top right corner of the letter, (sometimes centred)
Date : 19 October 2005 (day-month-year) , Usually placed directly (or 1 blank line), below the heading.
Salutation : Dear Mr./Ms. Smith, Dear Sir or Madam, Dear Sirs, After the salutation there is a comma (,)
Complimentary close : Sincerely , Yours sincerely, Yours faithfully,

The format (layout) is the visual organisation of a business letter. You can follow many different formats when you create business letters. Be aware that there are often differences depending upon location. The main business letter formats are:

1. Full-Block style - All the elements are aligned to the left margin and there are no indented lines. This is a standard block-style format that is accepted by most businesses.
2. Modified Block style - The return address, date, closing and signature start just to the right of the center of the page or may be flush with the right margin. All body paragraphs begin at the left margin.
3. Idented or semi-block style- Similar to the modified block business letter style except that the first line of each paragraph is indented.





Sumber :
studyenglishtoday.net
http://googleweblight.com/?lite_url=http://www.studyenglishtoday.net/business-letter-parts.html&ei=LyA3nwGN&lc=id-ID&s=1&m=387&host=www.google.co.id&ts=1474771667&sig=AKOVD660VTjUVjyLmNvHEN3QHhlo1wQpDw

Rabu, 20 April 2016

A.    Studi Kasus
Pada permulaan PT Surabaya Delta Plaza (PT SDP) dibuka dan disewakan untuk pertokoan, pihak pengelola merasa kesulitan untuk memasarkannya.  Salah satu cara untuk memasarkannya adalah secara persuasif mengajak para pedagang meramaikan komplek pertokoan di pusat kota Surabaya itu.  Salah seorang diantara pedagang yang menerima ajakan PT surabaya Delta Plaza adalah Tarmin Kusno, yang tinggal di Sunter-Jakarta.
Tarmin memanfaatkan ruangan seluas 888,71 M2 Lantai III itu untuk menjual perabotan rumah tangga dengan nama Combi Furniture.  Empat bulan berlalu Tarmin menempati ruangan itu, pengelola SDP mengajak Tarmin membuat “Perjanjian Sewa Menyewa” dihadapan Notaris.  Dua belah pihak bersepakat mengenai penggunaan ruangan, harga sewa, Service Charge, sanksi dan segala hal yang bersangkut paut dengan sewa menyewa ruangan.  Tarmin bersedia membayar semua kewajibannya pada PT SDP, tiap bulan terhitung sejak Mei 1988 s/d 30 April 1998 paling lambat pembayaran disetorkan tanggal 10 dan denda 2 0/00 (dua permil) perhari untuk kelambatan pembayaran.  Kesepakatan antara pengelola PT SDP dengan Tarmin dilakukan dalam Akte Notaris Stefanus Sindhunatha No. 40 Tanggal 8/8/1988.
Tetapi perjanjian antara keduanya agaknya hanya tinggal perjanjian.  Kewajiban Tarmin ternyata tidak pernah dipenuhi, Tarmin menganggap kesepakatan itu sekedar formalitas, sehingga tagihan demi tagihan pengelola SDP tidak pernah dipedulikannya.  Bahkan menurutnya, Akte No. 40 tersebut, tidak berlaku karena pihak SDP telah membatalkan “Gentlement agreement” dan kesempatan yang diberikan untuk menunda pembayaran.  Hanya sewa ruangan, menurut Tarmin akan dibicarakan kembali di akhir tahun 1991.  Namun pengelola SDP berpendapat sebaliknya.  Akte No. 40 tetap berlaku dan harga sewa ruangan tetap seperti yang tercantum pada Akta tersebut.
Hingga 10 Maret 1991, Tarmin seharusnya membayar US$311.048,50 dan Rp. 12.406.279,44 kepada PT SDP.  Meski kian hari jumlah uang yang harus dibayarkan untuk ruangan yang ditempatinya terus bertambah, Tarmin tetap berkeras untuk tidak membayarnya.  Pengelola SDP, yang mengajak Tarmin meramaikan pertokoan itu.
Pihak pengelola SDP menutup COMBI Furniture secara paksa.  Selain itu, pengelola SDP menggugat Tarmin di Pengadilan Negeri Surabaya.
B.    Analisis kasus
Setelah pihak PT Surabaya Delta Plaza (PT SDP) mengajak Tarmin Kusno untuk meramaikan sekaligus berjualan di komplek pertokoan di pusat kota Surabaya, maka secara tidak langsung PT Surabaya Delta Plaza (PT SDP) telah melaksanakan kerjasama kontrak dengan Tarmin Kusno yang dibuktikan dengan membuat perjanjian sewa-menyewa di depan Notaris. Maka berdasarkan pasal 1338 BW yang menjelaskan bahwa “Suatu perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya” sehingga dengan adanya perjanjian/ikatan kontrak tersebut maka pihak PT SDP dan Tarmin Kusno mempunyai keterikatan untuk memberikan atau berbuat sesuatu sesuai dengan isi perjanjian.
Perjanjian tersebut tidak boleh dilangggar oleh kedua belah pihak, karena perjanjian yang telah dilakukan oleh PT SDP dan Tarmin Kusno tersebut dianggap sudah memenuhi syarat, sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 1320 BW. Untuk sahnya suatu perjanjian diperlukan empat syarat :
1.    Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya;
2.    Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;
3.    Suatu hal tertentu;
4.    Suatu sebab yang halal.
Perjanjian diatas bisa dikatakan sudah adanta kesepakatan, karena pihak PT SDP dan Tarmin Kusno dengan rela tanpa ada paksaan menandatangani isi perjanjian Sewa-menyewa yang diajukan oleh pihak PT SDP yang dibuktikan dihadapan Notaris.
Namun pada kenyataannya, Tarmin Kusno tidak pernah memenuhi kewajibannya untuk membayar semua kewajibannya kepada PT SDP, dia tidak pernah peduli walaupun tagihan demi tagihan yang datang kepanya, tapi dia tetap berisi keras untuk tidak membayarnya.  Maka dari sini Tarmin Kusno bisa dinyatakan sebagai pihak yang melanggar perjanjian.
Dengan alasan inilah pihak PT SDP setempat melakukan penutupan COMBI Furniture secara paksa dan menggugat Tamrin Kusno di Pengadilan Negeri Surabaya. Dan jika kita kaitkan dengan Undang-undang yang ada dalam BW, tindakan Pihak PT SDP bisa dibenarkan. Dalam pasal 1240 BW, dijelaskan bahwa : Dalam pada itu si piutang adalah behak menuntut akan penghapusan segala sesuatu yang telah dibuat berlawanan dengan perikatan, dan bolehlah ia minta supaya dikuasakan oleh Hakim untuk menyuruh menghapuskan segala sesuatuyang telah dibuat tadi atas biaya si berutang; dengan tak mengurangi hak menuntut penggantian biaya, rugi dan bunga jika ada alasan untuk itu.
Dari pasal diatas, maka pihak PT SDP bisa menuntut kepada Tarmin Kusno yang tidak memenuhi suatu perikatan dan dia dapat dikenai denda untuk membayar semua tagihan bulanan kepada PT Surabaya Delta Plaza

nama kelompok :
hendi rakhmat s 
lisma hasanah
ilham ardiansyah 
joko purnomo
Sumber :

Senin, 14 Maret 2016

HUKUM PERIKATAN

     Perikatan adalah suatu perhubungan hukum antara dua orang berdasarkan mana yang satu berhak menuntut hal dari pihak lain dan pihak lain berkewajiban untuk memenuhi tantutan itu.

     Perjanjian adalah salah satu bagian terpenting dari hokum perdata, sebagaimana diatur dalam buku iii kitab undang-undang hukum perdata. Didalamnya diterangkan mengenai perjanjian, termasuk didalamnya perjanjian khusus yang dikenal oelh masyarakat seperti perjanjian jual beli, perjanjian sewa menyewa dan perjanjian pinjam meminjam.

     Pengertian perjanjian dan perikatan secara umum adalah sesuatu peristiwa dimana seorang berjanji kepada orang lain atau dimana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan sesuatu hal, dari peristiwa itu maka timbul suatu hubungan antara dua orang tersebut yang dinamakan perikatan. Dalam bentuknya, perjanjian merupakan suatu rangkaian perkataan yang mengandung janji atau kesanggupan yang diucapkan atau ditulis sedangkan definisi perikatan adalah suatu perhubungan hukum antara dua orang atau dua pihak, berdasarkan mana pihak yang satu berhak menuntut sesuatu hal dari pihak yang lain, dan pihak lain berkewajiban untuk memenuhi tuntutan perikatan adalah suatu pengertian yang abstrak, sedangkan perjanjian adalah suatu hal yang konkret atau suatu peristiwa.

     Perikatan lahir karna suatu persetujuan atau karena undang-undang, semua persetujuan yang dibuat sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan undang-undang yang mereka buat, persetujuan itu tidak dapat ditarik kembali selain dengan kesepakatan kedua belah pihak, atau karena alasan-alasan yang ditentukan oleh undang-undang .

     Supaya terjadi persetujuan yang sah, perlu dipenuhi 4 syarat :
1. Kesepakatan mereka yang mengikat diri
2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
3. Suatu pokok persoalan tertentu
4. Suatu sebab yang tidak terlarang
     Dua syarat pertama disebut juga dengan syarat subyektif, sedangkan syarat ketiga dan keempat disebut syarat obyektif.

      Secara mendasar perjanjian dibedakan menurut sifat yaitu :

1. Perjanjian riil, adalah perjanjian yang baru terjadi kalau barang yang menjadi pokok perjanjian telah diserahkan
2. Perjanjian formil, adalah perjanjian di samping sepakat juga penuangan dalam suatu bentuk atau disertai formalitas tertentu.
     Tiap perikatan dapat dipenuhi oleh siapa pun yang berkepentingan, seperti orang yang turut berutang atau penanggungan utang, suatu perikatan bahkan bias dipenuhi oleh pihak ketiga, asal pihak ketiga itu bertindak atas nama dan untuk melunasi utang debitur, atau asal ia tidak mengambil alih hak-hak kreditur sebagai pengganti.

     Ada tiga macam jalan untuk melaksanakan pembaharuan utang :

1. Bila seorang debitur membuat suatu perikatan utang baru untuk kepentingan kreditur yang mengganti utang lama.
2. Bila seorang debitur baru ditunjuk untuk menggantikan debitur lama.
3. Bila sebagai akibat suatu perjanjian baru seorang kreditur baru ditunjuk untuk menggantikan kreditur lama.
     Pembaharuan utang hanya dapat dilakukan antar orang yang cakap untuk mengadakan perikatan.

     Pembagian perikatan menurut sumbernya :

1. Perikatan yang bersumber dari perjanjian
2. Perikatan yang bersumber dari undang-undang

     Sedangkan pembagian perikatan menurut prestasinya dibedakan menjadi :

1. Perikatan untuk memberikan sesuatu, menurut ketentuan pasal 1235 kuh perdata, perikatan untuk memberikan sesuatu mewajibkan si debitur untuk menyerahkan sesuatu kebendaan dan merawatnya sebagai seorang bapak rumah yang baik sampai pada waktu penyerahan.
2. Perikatan untuk membuat sesuatu, berarti melakukan perbuatan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam perikatan.
3. Perikatan untuk tidak berbuat sesuatu, adalah tidak melakukan perbuatan seperti apa yang telah diperjanjikan.

     Macam-macam perikatan :

1. Perikatan bersyarat, apabila digantukan pada suatu peristiwa yang masih akan datang, dan masih belum tentu terjadinya, perikatan bersyarat terbagi lagi menjadi 2 yaitu :
      > Syarat tangguh, yaitu suatu syarat yang menyebabkan lahirnya perikatan, disebut syarat tangguh karena berlakunya syarat tersebut menangguhkan lahirnya perikatan hingga terjadi peristiwa semacam itu
      > Syarat batal, yaitu syarat yang menyebabkan batalnya perikatan tersebut.
     Peristiwa yang tidak boleh menjadi suatu persyaratan adalah, yang tidak mungkin terlaksana, yang dilarang oleh uu, yang bertentangan dengan kesusilaan, dan pelaksaannya semata-mata tergantung oleh yang terikat.

2. Perikatan dengan ketetapan, yaitu bertujuan untuk menentukan waktu pelaksaannya atau jangka waktu berlakunya dari sebuat perikatan.
3. Perikatan alternative, disebut juga dengan perikatan yang boleh memilih, dimana terdapat dua atau lebih prestasi sedangkan kepada si berhutang diserahkan yang mana yang akan dia lakukan
4. Perikatan solider, yaitu perikatan beberapa orang bersama-sama sebagai debitur berhadapan dengan satu orang kreditur atau sebaliknya.
5. Perikatan yang dapat dibagi & tidak dapat dibagi adalah mengenai pemenuhan prestasinya tergantung sifat barang atau maksud dari perikatannya.

     Contoh kasus hukum perikatan :

     Kali ini kami akan mengambil contoh hukum perikatan tentang kasus sengketa kepemilikan tanah yang saya ambil dari slide share by ivor pasaribu,s.h tentang sengketanya,pasal-pasalnya dan posita penggugat dan jawaban tergugat.

     


Sumber :

"http://www.jurnalhukum.com/macam-macam-perikatan" http://www.jurnalhukum.com/macam-macam-perikatan

https://www.linked.com/pulse/tentang-hukum-perikatan-perjanjian-yuoky-surinda

elearning.gunadarma.ac.id > docmodul

 "https://image.slidesharecdn.com/2014-141009024100-conversion-gate01/95/contoh-kasus-pertahanan-by-ivor-pasaribu-13-638.jpg?cb=1455261416"

NAMA KELOMPOK :
HENDI RAKHMAT S
LISMA HASANAH
ILHAM ARDIANSYAH
JOKO PURNOMO