Kamis, 23 Oktober 2014

TUGAS 2

A.  BAGIAN KEGIATAN SISTEM PEREKONOMIAN.

     1. MERKANTILISME, adalah suatu teori ekonomi yang menyatakan bahwa kesejahteraan suatu negara hanya ditentukan oleh banyaknya aset atau modal yang disimpan oleh negara yang bersangkutan, dan bahwa besarnya volum perdagangan global teramat sangat penting. Aset ekonomi atau modal negara dapat digambarkan secara nyata dengan jumlah kapital (mineral berharga, terutama emas maupun komoditas lainnya) yang dimiliki oleh negara dan modal ini bisa diperbesar jumlahnya dengan meningkatkan ekspor dan mencegah (sebisanya) impor sehingga neraca perdagangan dengan negara lain akan selalu positif. 
Ajaran merkantilisme dominan sekali diajarkan di seluruh sekolah Eropa pada awal periode modern (dari abad ke-16 sampai ke-18, era dimana kesadaran bernegara sudah mulai timbul).

    2. KAPITALISME, adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan membuat keuntungan dalam ekonomi pasar. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin dahulu, baru buruh sebagai operator mesin dan juga untuk mendapatkan nilai lebih dari bahan baku tersebut.

     3. KOMUNISME, adalah sebuah ideologi. Penganut paham ini berasal dari Manifest der Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, sebuah manifesto politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah dan masa kini) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik.
Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis.

    4. SOSIALISME, adalah sistem sosial dan ekonomi yang ditandai dengan kepemilikan sosial dari alat-alat produksi dan manajemen koperasi ekonomi,serta teori politik dan gerakan yang mengarah pada pembentukan sistem tersebut,Ada banyak jenis sosialisme dan tidak ada definisi tunggal secara enskapitulasi dari mereka semua Mereka berbeda dalam jenis kepemilikan sosial yang mereka ajukan, sejauh mana mereka bergantung pada pasar atau perencanaan, bagaimana manajemen harus diselenggarakan dalam lembaga-lembaga yang produktif, dan peran negara dalam membangun sosialisme

    5. FASISME, adalah gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Fasis berusaha untuk mengatur bangsa menurut perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk sistem politik dan ekonomi. Fasisme didirikan oleh sindikalis nasional Italia dalam Perang Dunia I yang menggabungkan sayap kiri dan sayap kanan pandangan politik, tapi condong ke kanan di awal 1920-an. Para sarjana umumnya menganggap fasisme berada di paling kanan. Fasis meninggikan kekerasan, perang, dan militerisme sebagai memberikan perubahan positif dalam masyarakat, dalam memberikan renovasi spiritual, pendidikan, menanamkan sebuah keinginan untuk mendominasi dalam karakter orang, dan menciptakan persaudaraan nasional melalui dinas militer.

    6. DEMOKRASI EKONOMI, Sistem demokrasi ekonomi adalah suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. Hal ini juga dijelaskan dalam TAP MPR No. IV/MPR/1999 dengan menggunakan istilah sistem ekonomi kerakyatan, di mana masyarakat memegang peran aktif dalam kegiatan ekonomi, dan pemerintah berusaha menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.

B.PERBEDAAN BISNIS YANG MENGEJAR UNTUNG DAN TIDAK MENGEJAR UNTUNG.

    Bisnis yang hanya mengejar keuntungan saja yaitu usaha yang dilakukan oleh si pembisnis tersebut yang menawarkan barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan/laba sebesar besarnya . Contoh : Bisnis di bidang industri, tekstil, dan lainnya, sedangkan jika bisnis yang tidak mengejar keuntungan yaitu pembisnis yang menjual barang dan jasa guna untuk memberikan manfaat produk yang mereka jual supaya produk tersebut bermanfaat bagi konsumen yang membelinya dan tidak terlalu mementingkan seberapa besar keuntungan yang mereka dapat. Contoh ; Koperasi, perseroan dan yang lainnya.

C. PANDANGAN MASYARAKAT DULU DAN SEKARANG TENTANG PROFESI BISNIS.
      
1.   Menurut Pandangan Masyarakat zaman dulu tentang profesi bisnis, Pada masa lalu pekerjaan di bidang bisnis belum menarik bagi anak muda dibandingkan dengan masa sekarang, Pada masa lalu orang tua kita memandang sebelah mata terhadap pekerjaan bisnis, karena bisnis belum dianggap sebagi profesi, persepsi demikian telah berlalu, sekarang masyarakat sudah tidak memandang rendah lagi, karena bisnis sudah diangkat menjadi profesi.
     Banyak faktor psikologis yang membentuk sikap negatif masyarakat sehingga mereka kurang berminat terhadap profesi bisnis, antara lain sifat agresif, ekspansif, bersaing, egois, tidak jujur, kikir, sumber penghasilan tidak stabil, kurang terhormat, pekerjaan rendah dan sebagiannya.

2.   Namun menurut pandangan masyarakat modern mengenai profesi bisnis berbeda dengan pandangan masyarakat zaman dulu, Dalam zaman modern sekarang ini, dunia bisnis sangat kompleks, dan membutuhkan banyak waktu untuk mereka yang ingin mempelajarinya secara mendalam. Dan sangat mengasyikkan apabila kita mulai melaksanakan bisnis secara nyata. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari kita perhatikan jutaan orang melakukan kegiatan bisnis. Mereka ada yang berhasil mengembangkan usaha dan memperbesar nilai bisnisnya yang makin lama makin maju tetapi ada pula yang gagal. Bagi mereka yang berhasil, kegiatan bisnis makin menarik dalam kehidupan mereka.
     Memang profesi bisnis sangat mengasyikkan, karena memberikan kepuasan lahir dan batin kepada pelaksananya. Bisnis harus berpandangan jauh kedepan. Bisnis didirikan bukan untuk sementara, tetapi untuk selamanya, seumur hidup pemilik dan terus dilanjutkan oleh ahli warisnya. Oleh sebab itu, dunia bisnis harus menjaga faktor kontinuitas usaha yang membuat landasa usaha yang kuat menuju masa depan yang penuh tantangan.

Sabtu, 11 Oktober 2014

TUGAS 1

assalamualaikum...

Hai semua... nama saya Hendi rakhmat sudrajat saya mahasiswa Universitas Gunadarma Depok, ini cerita singkat saya mengapa memilih akuntansi.

Memilih akuntansi adalah kemauan saya sendiri, selain karna saya memang dari jurusan ips yang sudah belajar akuntansi dan mengerti akuntansi walaupun sedikit-sedikit, dan nilai pun juga lumayan lah untuk akuntansi, orang tua saya pun juga alhamdulillah selalu mendukung saya saat saya mengerjakan atau mendalami suatu bidang yang saya inginkan.
awal saya belajar akuntansi di sekolah saya dulu yaitu MAN 13 Jakarta saya memang merasa suka dengan mata pelajaran ini karna akuntansi tuh seperti membuat kita untuk benar-benar teliti karna kalo ada yang salah satu akun saja bisa-bisa salah semuanya :D dan kita harus mengulangnya dari awal.

tapi  pada awalnya saat mau lulus dari MAN 13 sih saya maunya masuk jurusan kesejahteraan sosial, ilmu agama islam atau perbankan syariah namun apa daya kalau sudah usaha ikut ini itu disini disana masih juga gak lolos hahaha.. jadinya saya memilih akuntansi di univ.Gunadarma, saya memilih akuntansi juga ya berharap dan berusaha bisa mendapatkan pekerjaan yang layak yang bisa memenuhi kebutuhan hidup, dan memang itu sih sepertinya yang memang semua orang mau hehehe... dan sebelum saya mantap dengan pilihan saya yaitu akuntansi saya juga sering tuh searching mencari-cari prospek kerja orang akuntansi dan memang banyak lumayan banyak lah prospek lapangan pekerjaannya, contohnya :
1. Staff Accounting
2. Akuntan Publik
3. Kepala Perpajakan
4. Manajer keuangan
5. Akuntan Pendidik
6. Akuntan Pemerintah (pajak) dan sepertinya masih banyak juga yang lainnya sih saya cuma inget segitu hahaha :D mungkin itu sih kenapa saya akhirnya memilih akuntansi.


pokoknya dimanapun kita berada, apapun yang kita ambil di kehidupan ini, kita harus mengetahui apa yang kita ambil, apa yang kita jalanin dan kita harus siap dengan apapun yang harus kita hadapin nantinya di bidang yang sudah kita ambil. berusaha dan terus berdoa mungkin salah satu hal yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan baik yang kita inginkan dan baik untuk semua makhluk di bumi yang telah allah ciptakan seindah ini.

kayaknya itu aja sih yang bisa saya ceritain dan saya curhatin tentang kenapa saya akhirnya memilih akuntansi dan cerita,curhat gini juga karna tugas yang menuntut saya bercerita dan curhat hehehe...
kurang lebihnya mohon maap yaa semua, saya kan cuma manusia biasa yang gak luput dari kesalahan hehehe..

wassalamualaikum.....