Selasa, 10 Maret 2015

SISTEM PEREKONOMIAN



SISTEM EKONOMI LIBERAL

Sistem ekonomi liberal/kapitalis disebut juga sistem ekonomi pasar yaitu sistem ekonomi dimana pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar. Sistem ekonomi ini menghendaki adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Artinya, setiap individu diakui keberadaannya dan mereka bebas bersaing. Dilain pihak, pemerintah tidak boleh ikut campur dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah hanya bertugas melindungi, menjaga, dan memberi fasilitas agar setiap individu dapat menjalankan hal dan kebebasannya dengan sebaik-baiknya. 
  
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Liberal :
1.         Menerapkan sistem persaingan bebas
2.        Adanya pengakuan terhadap hak individu
3.        Setiap individu bebas memiliki barang dan alat-alat produksi
4.        Kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi
5.        Motif mencari laba terpusat pada kepentingan sendiri
6.        Peranan modal sangat penting
7.        Peranan pemerintah dibatasi

 Kebaikan Sistem Ekonomi Liberal :
1.       Setiap orang bebas menentukan perekonomian sendiri
2.       Setiap orang bebas memiliki alat produksi sendiri
3.       Kegiatan ekonomi lebih cepat maju karena persaingan
4.       Produksi didasarkan kehan masyarakat

 Keburukan Sistem Ekonomi Liberal :
1.      Menimbulkan penindasan terhadap manusia lain
2.       Pengusaha yang bermodal kecil akan semkin tersisih
3.       Menimbulkan monopoli sehingga merugikan masyarakat
4.       Dapat menciptakan kesenjangan yang terjadi antara masyarakat kaya dan masyarakat miskin
5.       Renta terhadap krisis ekonomi
Sistem ekonomi liberal banyak diteapkan di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Contoh Negara yang menerapkan sistem ekonomi liberal yaitu Belanda, Inggris, Prancis, Swedia, dan Jerman.
 
SISTEM EKONOMI SOSIALIS

Adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat. Sistem ekonomi sosialis tidak sama dengan sistem ekonomi komunis, sosialisme merupakan tahap persiapan ke komunisme. Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran bersama, filosofi ekonomi sosialis adalah bagaimana mendapatkan kesejahteraan, perkembangan sosialisme dimulai dari kritik terhadap kapitalisme yang pada waktu itu kam kapitalis atau kam borjuis mendapat legitimasi gereja untuk mengeksploitasi buruh. Inilah yang menjadikan Karl Marx mengkritik sistem kapitalis sebagai ekonomi yang tidak sesuai dengan aspek kemasyarakatan.

CIRI-CIRI SISTEM EKONOMI SOSIALIS
-          Lebihmengutamakan kebersamaan (kolektivisme).
-           Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedang individu-individu fiksi belaka.
-          Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.
-          Peran pemerintah sangat kuat
-          Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap pengawasan.
-          Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara.
-          Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
-          Pola produksi (aset dikuasai masyarakat) melahirkan kesadaran kolektivisme (masyarakat sosialis)
-          Pola produksi (aset dikuasai individu) melahirkan kesadaran individualisme (masyarakat kapitalis).
Contoh negara yang menganut sistem sosialis : korea utara, kuba, vietnam, RRC.

SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Adalah campuran dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, di mana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Dalam perekonomian campuran, sumber-sumber ekonomi bangsa termasuk faktor-faktor produksi dimiliki oleh individu atau kelompok swasta, di samping sumber tertentu yang dikuasai oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau pemerintah setempat. Dalam sistem ini pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dalam menjalankan kegiatan perekonomian. Sistem ini banyak diterapkan di negara-negara yang sedang berkembang.

A. Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran.
1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
3. Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal dan moeter, serta membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
4. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.

B. Kebijakan Sistem Ekomomi Campuran.
1. Kestabilan ekonomi terjamin.
2. Pemerintah dapat memfokuskan perhatian untuk memajukan sektor usaha umenengah dan kecil.
3. Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu.
4. Hak milik individu atas sumber produksi diakui walaupun ada pembatasan.
5. Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.

C. Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran.
1. Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya dilakukan pemerintah dan swasta.
2. Sulit menentukan batas antara produksi yang dapat dikuasai oleh pemerintah dan swasta.
Contoh negara yang menganut sistem ekonomi campuran : Indonesia, mesir, malaysia.

Sebenarnya semua sistem perekonomian itu baik, hanya saja bagaimana kita dan instansi-instansi yang berkaitan mengolahnya, tetapi kalau menurut saya sistem perekonomian yang lebih baik adalah sistem ekonomi campuran, walaupun kadang terjadi bentrok ataupun lain hal karna sistem ekonomi ini sulit untuk menentukan batas-batas kegiatan ekonomi, ataupun produksinya antara pihak pemerintah dan swasta, tetapi banyak kebaikan dan keuntungan yang didapat dari sistem ekonomi ini, antara lain kestabilan ekonominya terjamin, adanya kebebasan yang diberikan sehingga dapat mendorong kreativitas individu, lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi, hak milik individunya diakui walaupun dibatasi, dan juga masih banyak kebaikan lainnya dari sistem ekonomi ini.


SUMBER:
http://cahyopriastomo.blogspot.com/2014/04/sistem-ekonomi-liberalismekapitalisme.html
http://den-mpuh.blogspot.com/2013/06/sistem-ekonomi-sosialis.html
http://temukanpengertian.blogspot.com/2014/01/pengertian-sistem-ekonomi-campuran.htm