ALASAN MEMILIH AKUNTANSI DAN MANFAAT AKUNTANSI
Memilih
akuntansi adalah kemauan saya sendiri, selain karna saya memang dari
jurusan ips yang sudah belajar akuntansi dan mengerti akuntansi walaupun
sedikit-sedikit, dan nilai pun juga lumayan lah untuk akuntansi, orang
tua saya pun juga alhamdulillah selalu mendukung saya saat saya
mengerjakan atau mendalami suatu bidang yang saya inginkan.
awal saya belajar akuntansi di sekolah saya dulu yaitu MAN 13 Jakarta saya memang merasa suka dengan mata pelajaran ini karna akuntansi tuh seperti membuat kita untuk benar-benar teliti karna kalo ada yang salah satu akun saja bisa-bisa salah semuanya :D dan kita harus mengulangnya dari awal.
awal saya belajar akuntansi di sekolah saya dulu yaitu MAN 13 Jakarta saya memang merasa suka dengan mata pelajaran ini karna akuntansi tuh seperti membuat kita untuk benar-benar teliti karna kalo ada yang salah satu akun saja bisa-bisa salah semuanya :D dan kita harus mengulangnya dari awal.
Ada Beberapa manfaat yang bisa di dapat dengan akuntasi.
a. Sebagai pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik perusahaan.
b. Alat komunikasi antara aktivitas perusahan dengan pihak-pihak yang
berkepentingan terhadap perusahan, seperti para kreditur/calon kreditur,
investor/calon investor, bankers, pemerintah dan lain-lain.
c. Sebagai alat perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan yang efektif bagi manajemen, misalnya:
· Mengukur tingkat biaya dari kegiatan perusahaan.
· Untuk mengukur efisiensi poses produksi dan tingkat keuntungan yang dicapai.
· Untuk menentukan perlu tindaknya kebijakan atau prosedur baru untuk mencapai hasil yang lebih baik, dan lain-lain.
c. Sebagai alat perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan yang efektif bagi manajemen, misalnya:
· Mengukur tingkat biaya dari kegiatan perusahaan.
· Untuk mengukur efisiensi poses produksi dan tingkat keuntungan yang dicapai.
· Untuk menentukan perlu tindaknya kebijakan atau prosedur baru untuk mencapai hasil yang lebih baik, dan lain-lain.
JENIS-JENIS BIDANG AKUNTANSI DAN CONTOHNYA
- Perusahaan jasa : perusahaan yang menjual jasa pelayanan bukan benda / barang. Disini tidak ada yang namanya retur ( pengembalian barang ). Contoh perusahaan jasa : Rumah sakit, Bengkel, Salon, Dll.
- Perusahaan Dagang : Perusahaan yang menjual baranmg dagangan. apabila saat penjualan barang dagangan ada barangf yang rusak bisa di kembalikan ke perusahaan atau biasanya disebut retur penjualan. Contoh :Distributor, Agen Tunggal, Pengecer, Toko swalayan, dll.
- Perusahaan Manufaktur : Perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi kemudian menjualnya. Contohnya : Beberapa industri seperti produsen, perusahaan mebel, semi konduktor dan Baja.
LAPORAN KEUANGAN DAN SYARAT YANG HARUS ADA DI LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan
pada hakikatnya merupakan hasil dari proses akuntansi yang menyediakan
informasi keuangan suatu badan usaha yang bermanfaat bagi pihak-pihak
yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan di dalam pengambilan
keputusan ekonomi, Laporan
keuangan meliputi neraca, laporan rugi laba, laporan perubahan posisi
keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misalnya
sebagai laporan arus kas atau laporan arus dana), catatan dan laporan
lain serta materi penjelasan merupakan bagian integral dari laporan
keuangan.
syarat-syarat laporan keuangan :
- Relevan : Data yang diolah dan disajikan dalam laporan keuangan hanyalah data yang ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan. Data yang tidak perlu diungkapkan dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan perusahaan tidak perlu disajikan.
- Jelas dan dapat dimengerti : Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa hingga jelas dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan. Dengan demikian, para pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan yang relevan dari informasi yang dibaca.
- Dapat diuji kebenarannya : Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus dapat ditelusuri kepada bukti asalnya, baik dalam bentuk dokumen dasar, formulir berharga, maupun fisik aktiva bersangkutan. Semua data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan oleh manajemen perusahaan.
- Netral : Laporan keuangan haruslah disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak. Laporan keuangan tidak ditujukan untuk memenuhi pihak-pihak tertentu, sehingga harus dibuat lebih dari satu macam laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan informasi para pemakai. Laporan keuangan yang disajikan harus dibuat tidak bias atau harus netral sehingga semua pihak dapat mempergunakannya.
- Tepat waktu : Laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan, sehingga jelas batas pelaporan dari posisi harta, hutang, modal, pendapatan, dan biaya dari perusahaan yang akan dilaporkan. Waktu penyajiannya harus dinyatakan dengan jelas dan disajikan dalam batas waktu yang wajar, dalam arti tidak terlalu terlambat sehingga dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil keputusan yang sifatnya manajerial maupun teknikal.
- Dapat diperbandingkan : Laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya sebagai dasar untuk mengikuti perkembangan arah (trend) dari harta, hutang, modal, pendapatan, serta biaya. Dasar dari laporan yang dapat diperbandingkan adalah penerapan prinsip akuntansi secara konsisten.
- Lengkap : Data yang disajikan dalam informasi akuntansi, baik dalam neraca, ikhtisar laba-rugi, maupun ikhtisar posisi keuangan, haruslah lengkap sehingga tidak memberikan informasi yang menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan. Keutuhan data akuntansi merupakan syarat mutlak bagi tercapainya azas relevan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar